Saturday, November 21, 2009

Say No to Smoking

 Berita terbaru yang saya terima saat melihat berita di televisi mengejutkan saya, ternyata Indonesia yang notabene penduduk muslim terbesar didunia, menempati urutan lima besar jumlah penduduk yang merokok. Urutan pertama ditempati Cina, urutan kedua India, urutan ketiga Indonesia, urutan ke empat Rusia. Sungguh ironis memang, mengingat sebagian ulama mengharamkan rokok dan sebagian memakruhkan. Setidaknya kita tahu bahwa merokok memang tidak baik bagi kesehatan. Berikut daftar perokok terbesar didunia :

Daftar 10 Negara Perokok Terbesar di Dunia**

  1. China = 390 juta perokok atau 29% per penduduk
  2. India = 144 juta perokok atau 12.5% per penduduk
  3. Indonesia = 65 juta perokok atau 28 % per penduduk (~225 miliar batang per tahun)
  4. Rusia = 61 juta perokok atau 43% per penduduk
  5. Amerika Serikat =58 juta perokok atau 19 % per penduduk
  6. Jepang = 49 juta perokok atau 38% per penduduk
  7. Brazil = 24 juta perokok atau 12.5% per penduduk
  8. Bangladesh =23.3 juta perokok atau 23.5% per penduduk
  9. Jerman = 22.3 juta perokok atau 27%
  10. Turki = 21.5 juta perokok atau 30.5
Setiap tanggal 31 mei kaum perokok selalu diingatkan oleh media massa akan bahaya merokok. Itulah Hari tembakau. Seandainya saja pas hari tersebut para perokok didunia menghormati dengan tidak merokok barang satu hari saja, tentu efeknya sangat besar sekali. Indonesia yang dahulu hanya menempati urutan ke-4 kini dengan terpaksa harus naik satu peringkat menjadi urutan ketiga. Bukan hal yang membanggakan menempati urutan tersebut. Tapi kita harus bercermin dari kesuksesan Amerika serikat dan jepang yang dulu berada jauh diatas kita. Padahal jelas - jelas di Al-Qur'an dan Hadist pun telah disebutkan bahwa hal - hal yang tidak membahayakan harap dihindari.

  • Dan (Rosul) itu menghalalkan yang baik-baik dan mengharamkan segala yang buruk …”. (QS. Al-A’rof : 157). 
  • ”Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain.” (HR. Baihaqi dan al-Hakim dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani).
Perokok juga memiliki resiko sulit memiliki anak laki - laki, hal ini berdasarkan studi terhadap 5.000 wanita di jepang. Karena Kromosom Y atau janin laki-laki sensitif terhadap Rokok. Dizaman yang modern seperti sekarang ini rokok bukan hanya dinikmati kalangan pria, wanitapun banyak yang mengonsumsinya.
Untuk lebih jelasnya mengenai dalil dan hukum - humum rokok dalam Islam klik link dibawah ini :
http://awwamisasi.wordpress.com/2009/10/06/hukum-rokok-dalam-islam-adalah-haram/.
Semoga kita menjadi hamba -hambaNya yang mampu menjalankan setiap hukum yang telah Allah tetapkan.

0 comments:

Translate this page :